Buleleng Kekurangan 1.056 Guru, Siapkan Skema Asisten Guru, Honornya Dibebankan kepada Orangtua Murid
Singaraja, Ceritaterkini.co.id – Alarm keras buat dunia pendidikan Kabupaten Buleleng. Betapa tidak? Kini Buleleng kekurangan 1.056 guru. Untuk mengantisipasi kekurangan guru, Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Buleleng mengisinya dengan tenaga honorer, sembari menyiapkan skema asisten guru.
”Saat ini ada kekurangan 1.056 guru, baik mata pelajaran dan kelas,” ujar Kepala Disdikpora Kabupaten Buleleng, Ida Bagus Gde Surya Bharata, Minggu (19/7/2026).
Dilanjutkannya, sementara ini kekosongan itu diisi oleh tenaga honorer, berjumlah sekitar 400 orang. Mereka masih diberikan kesempatan oleh pemerintah untuk melakukan tugas mengajar, sampai dengan akhir Desember 2026.
Memanfaatkan tenaga honorer, menjadi salah satu solusi jangka pendek. Meski tidak menutup keseluruhan kekurangan, setidaknya tidak kosong seluruhnya. Kemudian untuk mengisi kekosongan itu, Surya Bharata menyebut ada inisiatif dari masyarakat melalui komite sekolah untuk mengajukan tenaga pendidik.
Hal ini disambut baik, sebab komite dan sekolah ibarat pasangan suami-istri yang mengawal tumbuh kembang anak di satuan pendidikan. Sehingga kebutuhan sekolah yang belum terfasilitasi secara langsung oleh pemerintah, bisa dikomunikasikan bersama dengan komite dan orang tua siswa.
”Kami fasilitasi dengan mengadministrasi menjadi asisten guru. Bukan menggantikan guru, tetapi membantu guru untuk melakukan proses pembelajaran di sekolah. Jadi pembiayaannya itu murni secara swadaya dari komite sekolah,” sambungnya.
Ditambahkannya, Disdikpora Buleleng juga mengarahkan agar pemilihan asisten guru, sesuai dengan kualifikasi yang dibutuhkan. Komite sekolah diminta melakukan penyaringan, agar para asisten guru yang diterima bukan abal-abal. Jika sudah, komite menyampaikan usulan kepada sekolah, sebelum diteruskan ke Disdikpora Buleleng untuk difasilitasi secara administratif.
Writer: Francelino
Editor: Francelino

Leave a Reply