International

Koster Kirim Rico ke Las Vegas, Bartender Bali Pulang Bawa Sabuk Perak Dunia

Ditulis oleh Jurnalis Ceritaterkini pada October 6, 2026 • ⏱️ 2 Menit Baca

Las Vegas, Ceritaterkini — Nama Bali kembali berkibar di panggung internasional. Gede Rico Hardiana Widnyana, bartender asal Desa Gobleg, Banjar, Buleleng, berhasil meraih Juara 2 dunia dalam The TDuB World Championship – Grand Finals di Las Vegas, Amerika Serikat.

Kompetisi yang berlangsung pada 4–5 Oktober 2026 di Circus-Circus Hotel and Casino, Las Vegas, Nevada, tersebut merupakan salah satu ajang Grand Slam Event yang digelar World Flair Association.

Rico menjadi runner-up setelah bersaing dengan 33 peserta dari 18 negara. Bersama I Wayan Eka Darmawan, ia menjadi dua perwakilan Bali yang membawa misi tidak hanya berkompetisi, tetapi juga memperkenalkan talenta bartender Bali dan Arak Bali di panggung internasional.

Perjalanan Rico menuju podium dunia tidak berlangsung mulus. Pada babak penyisihan, ia sempat berada di posisi ke-10. Namun, penampilan yang kuat, kreatif, enerjik, dan penuh keterampilan flair bartending mengantarkannya menembus final hingga akhirnya merebut posisi kedua.

Rico pun membawa pulang sabuk perak atau silver championship belt dari kejuaraan bergengsi tersebut.

Capaian itu mendapat dukungan Pemerintah Provinsi Bali. Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Bali Ngurah Wiryanata mengatakan prestasi Rico menjadi catatan penting bagi talenta ekonomi kreatif Bali untuk tampil di kompetisi tingkat dunia.

“Capaian ini menjadi kebanggaan tersendiri bagi Bali sekaligus menunjukkan bahwa talenta ekonomi kreatif Bali mampu bersaing dalam kompetisi bertaraf dunia,” kata Wiryanata.

Menurut dia, flair bartending bukan sekadar kemampuan meracik dan menyajikan minuman. Seorang bartender dituntut menguasai teknik, kreativitas, ketepatan, keamanan, panggung, hingga profesionalisme.

Keikutsertaan bartender Bali di Las Vegas juga membawa misi yang lebih luas, yakni memperkenalkan Arak Bali sebagai bagian dari karakter, nilai budaya, dan identitas Bali melalui industri pariwisata dan ekonomi kreatif.

Dukungan tersebut, kata Wiryanata, merupakan bagian dari fasilitasi Pemerintah Provinsi Bali di bawah Gubernur Bali Wayan Koster untuk membuka pengalaman, jejaring, dan eksposur internasional bagi talenta lokal.

“Fasilitasi keikutsertaan dalam ajang internasional ini merupakan bentuk dukungan Gubernur Bali Bapak Wayan Koster kepada talenta lokal agar memperoleh pengalaman, jejaring dan eksposur global,” ujarnya.

Koster Dorong Rico Tampil di Las Vegas

Dukungan Koster kepada Rico bermula dari penampilannya dalam final acara Bulan Bung Karno yang dilaksanakan DPD PDI Perjuangan Bali.

Penampilan Rico saat itu mendapat perhatian Koster. Gubernur Bali kemudian meminta Rico mengikuti kejuaraan dunia di Las Vegas. Untuk mendukung keberangkatan tersebut, biaya perjalanan difasilitasi Pemerintah Provinsi Bali dengan dukungan Bank BPD Bali dan Perumda Kerta Bali Saguna.

Rico pun menyampaikan apresiasi atas dukungan tersebut setelah memastikan dirinya menjadi runner-up dunia.

“Terima kasih Bapak Gubernur Bali Wayan Koster dan Pemerintah Provinsi Bali yang telah memberikan dukungan dan fasilitasi keberangkatan ke Las Vegas,” ujar Rico seusai menerima trofi dan sabuk perak.

Ia mengaku bersyukur bisa membawa nama Bali ke panggung dunia sekaligus menjalankan misi memperkenalkan Arak Bali melalui kreativitas flair bartending.

“Kami sangat bersyukur bisa membawa nama Bali ke panggung dunia dan berhasil meraih Juara 2. Ini menjadi pengalaman yang luar biasa bagi kami. Kami juga membawa misi untuk memperkenalkan Arak Bali kepada dunia melalui kreativitas dan keterampilan flair bartending,” kata Rico.

Bagi Rico, sabuk perak yang dibawanya pulang bukan sekadar pencapaian pribadi. “Sabuk perak ini kami persembahkan untuk Bali. Semoga capaian ini dapat menjadi motivasi bagi bartender dan generasi muda Bali lainnya untuk terus berprestasi dan membawa produk serta budaya Bali semakin dikenal di dunia,” ungkapnya.

Rico bersama kontingen Bali juga menyampaikan terima kasih kepada orang tua dan keluarga, serta Asosiasi Tresnaning Arak Brem Bali, khususnya Brand Dewan, Bumbung, Iwak, Wanara Petak, Selaka Ning, Palwana, Bali Pala, ArumBali, dan Baliku.

Apresiasi juga disampaikan kepada Bank BPD Bali, Perumda Kerta Bali Saguna, Doctor Bar, Flairforever, serta seluruh pihak yang mendukung persiapan hingga pelaksanaan kompetisi.

Bukan Sekadar Kompetisi Bartender

Ngurah Wiryanata mengatakan prestasi Rico di Las Vegas sejalan dengan semangat Nangun Sat Kerthi Loka Bali dalam Bali Era Baru, terutama dalam pengembangan sumber daya manusia, ekonomi kreatif, budaya, dan pariwisata berkelanjutan.

Talenta lokal, menurut dia, tidak hanya ditempatkan sebagai pelaku industri, tetapi juga dapat menjadi duta yang memperkenalkan identitas dan kekayaan Bali melalui kreativitas di panggung global.

“Prestasi Rico di Las Vegas sekaligus menambah catatan positif kiprah talenta Bali di kancah internasional. Dengan kreativitas, kompetensi dan dukungan berbagai pihak, Bali tidak hanya menjadi destinasi pariwisata dunia, tetapi juga mampu melahirkan talenta kreatif yang berprestasi dan membawa identitas produk lokal, termasuk Arak Bali, ke panggung internasional,” ujar Wiryanata.

Dari Desa Gobleg hingga Las Vegas, Rico kini membawa pulang lebih dari sekadar sabuk perak. Prestasinya menjadi panggung bagi talenta bartender Bali sekaligus memperkenalkan Arak Bali kepada komunitas internasional melalui kreativitas dan kompetisi kelas dunia.

Writer: Francelino
Editor: Francelino

Ditulis oleh Jurnalis Ceritaterkini

Jurnalis dan penulis berita di Ceritaterkini Media.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Home Trending

Kategori Berita

Pencarian